Empat anak, petter,edmud,susan,lucy,dievakuasi ke desa saat perang. Tapi tak lama kemudian mereka menemukan diri mereka menghadapi bahaya yang sesungguhnya ketika lucy masuk ke dunia ajaib narnia.
Damai yang senantiasa menyelimuti tiba tiba koyak. Lelap pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena genderang perang membangunkan isi kehidupan majapahit.
Senyap pendapa bale manguntur mendengar sumpah yang disaksikan matahari yang panas menggila. Semua orang masih terpesona pada jejak sumpah yang di ucapkan gajah mada sumpah itu memang layak disebut mengerikan.
Dengan kebebasan yang aku miliki, aku bisa berada dimana pun dalam waktu lama tanpa harus terganggu oleh keinginan pulang. Lebih dari itu aku berharap apa yang aku lakukan itu akan menyempurnakan pilihan akhir hidupku dalam semangat hamukti moksa.
Denting nada "Fur Elise" bergema di ruang keluargaku.Hanya aku yang mendengarnya.
Olly menyukai Niko Niko menyukai Finda Kisah sepasang remaja
"Tidak ada lagi orang Jawa yang lain. Juga camat, juga kepala polisi.Ah,tahunya apa camat-camat sekarang.Adu jago saja patohan,membuat candrasengkala mesti ke Pak Mantri Pasar.Inilah kelirunya.Zaman dulu pegawai itu mesti tahu sastra.Bukan sekedar bisa baca tulis"
Kisah ini hanya terjadi dalam hidupku,tidak terjadi dan tidak akan pernah terjadi pada hidup orang lain.Kau akan banyak menemukan pengkhianatan dan rasa kecewa yang datang dari orang-orang yang sangat kau sayangi, mereka yang sangat kau percaya
Tiap hari tanpa perang mulut antara Sania dan Devan.Bagi Sania,Devan itu superusil dan nyebelin.Bagi Devan,Sania itu sasaran empuk buat dijailin tiap hari.
Apa tujuan hidupmu? Kalau ditanyakan kepadaku saat remaja, aku pasti enggak bisa menjawabnya. Jangankan tujuan hidup. Cara belajar yang benar saja aku enggak tahu. Setiap hari aku sekolah lebih suka bertemu teman-teman dan bermain kartu. Aku enggak tahu apa yang menjadi passion-ku. Aku sekedar menjalani apa yang ibu pilihkan untukku, termasuk melanjutkan kuliah di Jerman. Tentu bukan keputu…